dentor
Kesehatan Gigi

Gigi Berlubang, Kapan Harus Ditambal?

Kenali kapan gigi berlubang perlu ditambal, tanda yang perlu diperhatikan, serta alasan mengapa perawatan sejak dini dapat membantu mencegah kerusakan bertambah parah.

Dipublikasikan oleh Dentor · 4 September 2026
Dokter gigi memeriksa kondisi gigi pasien di klinik
Foto: Andrea Piacquadio / Pexels

Gigi berlubang atau karies dapat berkembang perlahan. Pada tahap awal, lubang sering tidak terasa. Namun ketika email gigi sudah rusak, kerusakan tersebut tidak dapat pulih sendiri. Penambalan membantu menutup bagian gigi yang rusak sebelum lubang menjadi lebih besar dan mencapai saraf.

Jadi, kapan gigi berlubang harus ditambal? Jawaban pastinya perlu ditentukan melalui pemeriksaan dokter gigi. Secara umum, gigi yang sudah memiliki lubang nyata atau kerusakan pada struktur gigi biasanya memerlukan perawatan.

Mengapa Gigi Berlubang Perlu Ditangani?

Karies terjadi ketika bakteri dalam plak menghasilkan asam yang mengikis lapisan keras gigi. Bila dibiarkan, kerusakan dapat meluas dari email ke dentin, lalu mendekati atau mencapai pulpa—bagian dalam gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah.

Penambalan dilakukan dengan membersihkan jaringan gigi yang rusak, kemudian mengisi kembali ruang tersebut dengan bahan tambal. Tujuannya adalah menghentikan area yang rusak menjadi tempat plak menumpuk, memulihkan bentuk gigi, dan menjaga fungsi mengunyah.

Jangan menunggu sampai sakit hebat.

Gigi berlubang dapat membesar tanpa gejala yang jelas. Pemeriksaan rutin membantu dokter gigi menemukan kerusakan lebih awal, saat pilihan perawatannya biasanya masih lebih sederhana.

Tanda Gigi Mungkin Perlu Ditambal

Anda sebaiknya menjadwalkan pemeriksaan bila menemukan satu atau beberapa tanda berikut:

Gejala-gejala ini tidak selalu berarti Anda pasti membutuhkan tambalan, karena gigi sensitif atau nyeri dapat memiliki penyebab lain. Dokter gigi akan memeriksa kondisi mulut dan, bila diperlukan, menggunakan foto rontgen untuk menilai bagian yang tidak terlihat langsung.

Dokter gigi dan pasien berbicara sebelum pemeriksaan gigi
Foto: Gustavo Fring / Pexels

Apakah Lubang Kecil Selalu Perlu Ditambal?

Tidak selalu. Bila kerusakan masih sangat awal dan hanya berupa demineralisasi tanpa lubang, dokter gigi mungkin menyarankan pemantauan, penggunaan fluoride, perbaikan kebiasaan membersihkan gigi, dan pengaturan konsumsi gula. Pendekatan ini bertujuan membantu memperkuat kembali mineral pada permukaan email.

Namun, ketika sudah terbentuk kavitas atau lubang pada gigi, area tersebut umumnya tidak dapat tertutup kembali dengan menyikat gigi atau pasta gigi saja. Pada keadaan ini, penambalan dapat menjadi pilihan untuk mencegah kerusakan berlanjut.

Bagaimana Proses Tambal Gigi?

Prosesnya bergantung pada ukuran dan lokasi lubang. Secara umum, dokter gigi akan memeriksa gigi, membersihkan jaringan yang rusak, lalu menempatkan bahan tambal sesuai kebutuhan. Bila lubang cukup dalam, perawatan mungkin dilakukan secara bertahap atau memerlukan perlindungan tambahan pada bagian dalam gigi.

Setelah penambalan, mungkin ada sedikit rasa sensitif sementara. Hubungi dokter gigi apabila tambalan terasa terlalu tinggi saat menggigit, nyeri makin kuat, atau rasa ngilu tidak membaik.

Kapan Perlu Segera ke Dokter Gigi?

Jangan menunda konsultasi bila sakit gigi terasa berat atau berdenyut, wajah atau gusi membengkak, muncul demam, keluar nanah, atau sulit membuka mulut dan menelan. Gejala tersebut dapat menandakan masalah yang memerlukan penanganan segera.

Jika lubang sudah mencapai saraf gigi, tambalan biasa mungkin tidak lagi cukup. Dokter gigi dapat mempertimbangkan perawatan saluran akar, restorasi yang lebih besar, atau pilihan lain sesuai kondisi gigi.

Mencegah Lubang Bertambah Besar

Sambil menunggu jadwal pemeriksaan, tetap jaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, membersihkan sela gigi, dan membatasi frekuensi makanan atau minuman manis. Hindari mengorek lubang dengan benda tajam atau menempelkan obat pereda nyeri langsung pada gusi, karena dapat melukai jaringan mulut.

Perawatan terbaik adalah yang dilakukan sedini mungkin. Bila Anda curiga memiliki gigi berlubang, pemeriksaan dokter gigi adalah langkah paling tepat untuk mengetahui apakah penambalan diperlukan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah gigi berlubang yang tidak sakit tetap perlu diperiksa?

Ya. Karies tahap awal sering tidak menimbulkan keluhan. Pemeriksaan membantu menentukan apakah cukup dipantau atau sudah memerlukan perawatan.

Apakah tambal gigi sakit?

Tingkat kenyamanan bergantung pada kedalaman lubang dan kondisi tiap orang. Dokter gigi dapat menggunakan anestesi lokal bila diperlukan agar tindakan lebih nyaman.

Bisakah lubang gigi sembuh sendiri?

Kerusakan awal tanpa lubang dapat dikelola dengan fluoride dan perubahan kebiasaan. Akan tetapi, lubang yang sudah terbentuk pada struktur gigi umumnya memerlukan penilaian dan perawatan oleh dokter gigi.

Berapa lama tambalan gigi bertahan?

Ketahanannya bergantung pada bahan tambal, lokasi gigi, ukuran tambalan, kebiasaan mengunyah, serta kebersihan mulut. Pemeriksaan rutin membantu memantau kondisinya.

Dentor Directory

Cari dokter gigi atau klinik gigi di Mojokerto.

Gunakan direktori Dentor untuk menemukan informasi klinik gigi dan dokter gigi di Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Lihat Direktori Klinik →

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan diagnosis atau saran dokter gigi.