Dentor
Kesehatan Gigi

Gigi Bungsu: Gejala, Masalah yang Bisa Terjadi, dan Penanganannya

Kenali gigi bungsu, tanda ketika tumbuh bermasalah, kondisi yang perlu diperiksa, dan mengapa pencabutan tidak selalu diperlukan.

Dipublikasikan oleh Dentor · 24 September 2026
Dokter gigi menunjukkan hasil rontgen gigi kepada pasien
Foto: Tima Miroshnichenko / Pexels

Gigi bungsu adalah gigi geraham paling belakang yang biasanya tumbuh paling akhir. Pada sebagian orang, gigi ini dapat tumbuh tanpa menimbulkan masalah. Namun, ruang di belakang rahang yang terbatas dapat membuat gigi bungsu tumbuh sebagian, miring, atau terhalang gigi lain.

Masalah gigi bungsu dapat berupa nyeri, gusi bengkak, makanan yang mudah terselip, infeksi gusi di sekitar gigi, kerusakan gigi, atau masalah pada gigi di sebelahnya. Karena posisi gigi bungsu sulit dinilai hanya dari gejala, pemeriksaan dokter gigi dan pada kondisi tertentu pemeriksaan rontgen dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai. citeturn0search2turn0search1

Jika keluhan muncul berulang atau semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, pemeriksaan langsung lebih berguna daripada mencoba menebak penyebab hanya dari lokasi nyerinya.

Apa Itu Gigi Bungsu?

Gigi bungsu, atau molar ketiga, merupakan geraham yang berada paling belakang pada rahang. Gigi ini biasanya mulai tumbuh pada masa remaja akhir hingga awal usia dewasa, meskipun waktu kemunculannya dapat berbeda antarorang. Tidak semua orang memiliki jumlah gigi bungsu yang sama.

Masalah lebih sering muncul ketika gigi tidak memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh ke posisi yang normal. Gigi dapat tertahan di dalam tulang, tumbuh miring, atau hanya muncul sebagian melalui gusi. Kondisi seperti ini disebut impaksi. citeturn0search2

Posisi gigi bungsu tidak dapat dipastikan hanya dengan melihat bagian gigi yang tampak di mulut. Dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan klinis dan, bila diperlukan, menggunakan rontgen untuk melihat posisi gigi serta hubungannya dengan struktur di sekitarnya. citeturn0search2

Dokter gigi menunjukkan hasil rontgen gigi kepada pasien
Foto: Tima Miroshnichenko / Pexels

Apa Saja Gejala Gigi Bungsu Bermasalah?

Gigi bungsu yang tumbuh tanpa masalah dapat tidak menimbulkan keluhan. Sebaliknya, gigi yang tumbuh sebagian atau terhalang dapat menimbulkan beberapa gejala, antara lain:

Peradangan pada jaringan gusi di sekitar gigi yang tumbuh sebagian dikenal sebagai perikoronitis. Gejala dan tingkat keparahannya dapat berbeda, sehingga keluhan di belakang mulut tidak sebaiknya dianggap pasti berasal dari gigi bungsu tanpa pemeriksaan.

Jika gusi juga mengalami pembengkakan, Anda dapat membaca Gusi Bengkak: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya untuk memahami penyebab lain yang mungkin berkaitan.

Masalah Apa yang Dapat Terjadi?

Tidak semua gigi bungsu bermasalah. Namun, gigi yang tumbuh tidak sempurna dapat lebih sulit dibersihkan dan dapat menimbulkan kondisi tertentu.

Infeksi atau peradangan pada gusi

Gigi yang hanya muncul sebagian dapat menyisakan area di antara gigi dan jaringan gusi tempat sisa makanan dan bakteri mudah berkumpul. Kondisi tersebut dapat berhubungan dengan peradangan atau infeksi di sekitar gigi. citeturn0search1turn0search2

Gigi berlubang

Gigi bungsu yang sulit dijangkau saat menyikat gigi dapat lebih sulit dibersihkan. Kerusakan juga dapat terjadi pada gigi bungsu maupun gigi di sebelahnya. Pemeriksaan membantu menentukan apakah terdapat karies dan bagaimana penanganannya. citeturn0search2

Jika Anda ingin memahami proses terjadinya karies secara umum, baca Gigi Berlubang: Penyebab, Tanda, dan Kapan Harus Ditambal.

Kerusakan atau gangguan pada gigi di sebelahnya

Gigi bungsu yang terhalang atau tumbuh dengan posisi tertentu dapat berkaitan dengan kerusakan pada gigi di depannya. Penilaian posisi gigi melalui pemeriksaan klinis dan rontgen dapat membantu dokter gigi menilai risiko tersebut. citeturn0search1turn0search2

Kista atau masalah lain di sekitar gigi

Pada sebagian kasus dapat terbentuk kista di sekitar gigi bungsu. Kondisi ini tidak dapat diketahui hanya berdasarkan rasa sakit dan memerlukan pemeriksaan untuk memastikannya. citeturn0search1

Kapan Perlu Memeriksakan Gigi Bungsu?

Sebaiknya periksakan gigi bungsu jika muncul nyeri, pembengkakan, kesulitan membuka mulut, makanan yang terus terselip di area belakang, atau keluhan yang berulang.

Pemeriksaan juga berguna ketika gigi bungsu baru mulai tumbuh tetapi posisinya belum jelas. Dokter gigi dapat menilai kondisi gusi, gigi di sekitarnya, dan posisi gigi bungsu. Bila diperlukan, rontgen dapat digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap. citeturn0search2

Jangan menggunakan tingkat nyeri sebagai satu-satunya patokan untuk menentukan apakah gigi bungsu bermasalah. Sebagian kondisi dapat ditemukan melalui pemeriksaan sebelum menimbulkan keluhan yang jelas.

Bagaimana Gigi Bungsu Ditangani?

Penanganan bergantung pada posisi gigi, ada tidaknya gejala atau penyakit, kondisi gigi di sekitarnya, serta hasil pemeriksaan. Tidak semua gigi bungsu perlu langsung dicabut.

Jika gigi tidak menyebabkan masalah, dokter gigi dapat memilih untuk memantaunya melalui pemeriksaan rutin. NHS menjelaskan bahwa gigi bungsu yang tidak menimbulkan masalah biasanya tidak perlu dicabut dan dapat dipantau saat pemeriksaan gigi rutin. citeturn0search2

Jika terdapat masalah, pilihan penanganan dapat mencakup perawatan pada gigi dan jaringan di sekitarnya atau pencabutan gigi bungsu. Untuk gigi yang impaksi, pencabutan dapat memerlukan tindakan pada gusi dan, pada beberapa kasus, pembagian gigi menjadi beberapa bagian agar dapat dikeluarkan. Jenis anestesi bergantung pada tingkat kesulitan tindakan dan kondisi pasien. citeturn0search2turn0search1

Dokter gigi atau dokter gigi spesialis bedah mulut akan menjelaskan pilihan yang sesuai setelah menilai kondisi gigi. Artikel ini tidak dapat menentukan apakah gigi bungsu tertentu harus dicabut.

Apakah Gigi Bungsu Selalu Harus Dicabut?

Tidak. Gigi bungsu tidak otomatis harus dicabut hanya karena merupakan gigi bungsu atau karena tumbuh pada usia dewasa. Jika gigi tidak menyebabkan masalah dan dapat dipantau serta dibersihkan dengan baik, pencabutan mungkin tidak diperlukan. citeturn0search2

Sebaliknya, pencabutan dapat dipertimbangkan ketika gigi bungsu menyebabkan masalah seperti infeksi berulang, kerusakan gigi, kerusakan pada gigi di sebelahnya, atau kondisi lain yang dinilai membutuhkan tindakan. NHS juga mencantumkan kista sebagai salah satu kondisi yang dapat menjadi alasan perawatan. citeturn0search1turn0search2

Keputusan sebaiknya dibuat setelah pemeriksaan. Posisi gigi, kondisi jaringan sekitar, risiko tindakan, dan manfaat mempertahankan atau mengangkat gigi perlu dipertimbangkan secara individual.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Segera?

Hubungi dokter gigi untuk penanganan lebih cepat jika nyeri atau pembengkakan di sekitar gigi bungsu berat, semakin memburuk, atau disertai demam maupun rasa tidak enak badan. NHS juga menyarankan pertolongan dental segera untuk nyeri atau pembengkakan yang berat atau memburuk. citeturn0search2turn0search0

Pembengkakan yang menyebar ke mulut, bibir, tenggorokan, atau leher dan menyebabkan kesulitan bernapas merupakan keadaan darurat medis. Begitu pula perdarahan mulut yang berat dan tidak berhenti atau cedera serius pada wajah atau rahang. Dalam keadaan seperti itu, cari pertolongan medis darurat. citeturn0search0

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Pada usia berapa gigi bungsu tumbuh?

Gigi bungsu biasanya mulai tumbuh pada masa remaja akhir hingga awal usia dewasa, tetapi waktunya dapat berbeda pada setiap orang. Ada juga orang yang gigi bungsunya tidak tumbuh ke dalam mulut atau tidak mengalami keluhan.

Apakah gigi bungsu yang tidak sakit perlu dicabut?

Tidak selalu. Jika tidak menyebabkan masalah, gigi bungsu dapat dipantau melalui pemeriksaan rutin. Keputusan pencabutan bergantung pada kondisi gigi dan jaringan di sekitarnya.

Apakah gigi bungsu yang tumbuh miring pasti harus dicabut?

Tidak dapat ditentukan hanya dari arah pertumbuhannya. Posisi, ruang yang tersedia, kondisi gigi di sekitarnya, gejala, dan hasil pemeriksaan perlu dipertimbangkan oleh dokter gigi.

Apakah semua nyeri di bagian belakang mulut disebabkan gigi bungsu?

Tidak. Nyeri dapat memiliki beberapa penyebab. Pemeriksaan diperlukan untuk menentukan sumber keluhan, terutama jika nyeri menetap, berulang, atau disertai pembengkakan.

Kesimpulan

Gigi bungsu dapat tumbuh tanpa masalah, tetapi ruang yang terbatas dapat membuatnya tumbuh sebagian atau terhalang. Nyeri, gusi bengkak, makanan yang mudah terselip, infeksi, dan kerusakan pada gigi di sekitarnya merupakan beberapa alasan untuk melakukan pemeriksaan.

Pencabutan tidak selalu diperlukan. Pemeriksaan dokter gigi membantu menentukan apakah gigi cukup dipantau atau membutuhkan perawatan. Jika muncul pembengkakan berat, nyeri yang memburuk, demam, atau kesulitan bernapas, jangan menunda mencari pertolongan medis.

Dentor Directory

Cari dokter gigi atau klinik gigi di Mojokerto.

Gunakan direktori Dentor untuk menemukan informasi klinik gigi dan dokter gigi di Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Lihat Direktori Klinik →

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan diagnosis atau saran dokter gigi.