Sakit gigi dapat terasa berdenyut, tajam, atau muncul saat mengunyah serta saat terkena makanan panas, dingin, atau manis. Keluhan ini bukan diagnosis; penyebabnya dapat berbeda-beda dan perlu diperiksa agar penanganannya tepat. Pereda nyeri atau kumur air garam hanya dapat membantu sementara—bukan menggantikan perawatan gigi.
Kemungkinan penyebab sakit gigi
Nyeri dapat berasal dari gigi, gusi, atau jaringan di sekitarnya. Dokter gigi biasanya perlu menanyakan keluhan, memeriksa mulut, dan pada kondisi tertentu menggunakan foto rontgen untuk menemukan penyebabnya. Beberapa kemungkinan yang umum meliputi:
- Karies atau gigi berlubang. Kerusakan yang makin dalam dapat membuat gigi sensitif atau nyeri. Baca juga panduan gigi berlubang dan kapan perlu ditambal.
- Gigi retak atau patah. Nyeri dapat terasa saat menggigit atau saat terpapar suhu tertentu.
- Masalah pada gusi. Radang atau penyakit gusi dapat menyebabkan gusi nyeri, bengkak, atau mudah berdarah.
- Infeksi atau abses gigi. Infeksi dapat menimbulkan nyeri berdenyut, bengkak, demam, atau rasa/bau tidak sedap di mulut.
- Akar gigi yang terbuka atau gigi sensitif. Gusi yang turun atau lapisan gigi yang menipis dapat meningkatkan sensitivitas terhadap panas dan dingin.
Cara meredakan sakit gigi sementara dengan aman
Sambil mengatur pemeriksaan, beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Langkah ini tidak menghilangkan penyebab sakit gigi.
- Hubungi dokter gigi untuk membuat janji. Terutama bila nyeri menetap, semakin berat, atau mengganggu makan dan tidur.
- Bersihkan mulut dengan lembut. Kumur air hangat dan bersihkan sisa makanan di sela gigi dengan benang gigi secara perlahan bila memungkinkan.
- Pilih makanan lunak. Hindari mengunyah pada sisi yang sakit dan batasi makanan atau minuman yang sangat panas, sangat dingin, atau manis bila memicu nyeri.
- Gunakan obat pereda nyeri secara bijak. Parasetamol atau ibuprofen dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang bila sesuai kondisi kesehatan dan aturan pada kemasan. Tanyakan apoteker atau tenaga kesehatan bila Anda hamil, memiliki penyakit tertentu, sedang memakai obat lain, atau ragu obat mana yang aman.
- Hindari tindakan yang berisiko. Jangan meletakkan aspirin langsung pada gigi atau gusi, jangan mengorek dengan benda tajam, dan jangan memakai antibiotik milik orang lain.
Kapan perlu ke dokter gigi?
Jadwalkan pemeriksaan secepatnya apabila sakit gigi berlangsung lebih dari satu hingga dua hari, tidak membaik dengan pereda nyeri, atau disertai salah satu tanda berikut:
- nyeri saat menggigit atau mengunyah;
- gusi merah, bengkak, atau keluar rasa/bau tidak sedap;
- demam;
- pipi atau rahang membengkak; atau
- gigi retak, patah, atau tambalan lepas.
Penanganan akan bergantung pada hasil pemeriksaan. Dokter gigi dapat membersihkan area yang bermasalah, menambal gigi, merawat saluran akar, menangani gusi, atau melakukan tindakan lain sesuai kebutuhan. Jika belum memiliki dokter gigi, gunakan direktori klinik gigi Dentor untuk mencari klinik di sekitar Anda.
Tanda yang membutuhkan pertolongan darurat
Segera cari pertolongan di instalasi gawat darurat atau layanan darurat setempat bila terdapat pembengkakan di sekitar mata atau leher, atau pembengkakan di mulut/leher membuat Anda sulit bernapas, menelan, atau berbicara. Gejala tersebut dapat menandakan infeksi yang memerlukan penilaian segera.
Mencegah sakit gigi berulang
Tidak semua sakit gigi dapat dicegah, tetapi kebiasaan berikut membantu menurunkan risiko karies dan masalah gusi:
- Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluorida.
- Bersihkan sela gigi setiap hari dengan benang gigi atau alat yang direkomendasikan dokter gigi.
- Batasi frekuensi makanan dan minuman manis, terutama di antara waktu makan.
- Minum air putih dan lakukan pemeriksaan gigi berkala.
- Pelajari kebiasaan dasar lain pada artikel cara menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Pertanyaan umum tentang sakit gigi
Apakah sakit gigi bisa sembuh sendiri?
Nyeri dapat mereda sementara, tetapi penyebab seperti karies, retakan, atau infeksi belum tentu hilang. Pemeriksaan dokter gigi tetap penting, khususnya bila keluhan menetap atau berulang.
Bolehkah minum obat pereda nyeri untuk sakit gigi?
Bagi sebagian orang, parasetamol atau ibuprofen dapat membantu jika digunakan sesuai aturan kemasan dan kondisi kesehatannya memungkinkan. Jangan melebihi dosis, dan tanyakan apoteker atau tenaga kesehatan jika memiliki kondisi medis, sedang hamil, atau menggunakan obat lain.
Apakah antibiotik dapat menyembuhkan sakit gigi?
Tidak selalu. Antibiotik hanya diperlukan pada kondisi tertentu yang dinilai oleh dokter gigi. Banyak penyebab sakit gigi memerlukan perawatan langsung pada sumber masalahnya.
Kapan sakit gigi menjadi keadaan darurat?
Segera cari pertolongan darurat bila bengkak di mulut atau leher mengganggu napas, menelan, atau bicara, atau bila bengkak menjalar ke area sekitar mata atau leher.
Sumber rujukan
- NHS: Toothache
- Mayo Clinic: Tooth abscess — Symptoms & causes
- American Dental Association / MouthHealthy: Dental Emergencies
- American Dental Association / MouthHealthy: Antibiotics for Pain and Swelling
Cari dokter gigi atau klinik gigi di Mojokerto.
Gunakan direktori Dentor untuk menemukan informasi klinik gigi dan dokter gigi di Kota dan Kabupaten Mojokerto.
Lihat Direktori Klinik →